Apa itu Penghitung Hashtag?

Penghitung Hashtag menghitung, menghapus duplikat, dan memformat hashtag dari teks apa pun. Tempelkan hashtag atau postingan media sosial Anda untuk melihat berapa yang unik, mana yang berulang, dan dapatkan daftar rapi siap salin.

Deteksi memakai regex Unicode, jadi tag dengan emoji atau aksara non-Latin tetap terhitung. Pencocokan tidak peka huruf besar-kecil sehingga #Travel dan #travel dianggap satu tag. Kartu statistik menampilkan total, jumlah unik, duplikat, jumlah kata, jumlah karakter dari himpunan bersih yang akan kamu tempel, dan kepadatan — porsi dari seluruh teksmu yang berupa tagar. Setiap tag unik juga muncul sebagai chip yang disalin dengan satu ketukan, dan tag mana pun yang sering diblokir di Instagram ditandai dengan warna kuning kekuningan agar bisa kamu ganti sebelum memposting.

Cara menggunakan

  1. Langkah 1 — Tempelkan teks yang mengandung hashtag ke area input. Alat ini mendeteksi semua #hashtag secara otomatis.
  2. Langkah 2 — Lihat jumlah total hashtag, hashtag unik, dan duplikat yang disorot dalam analisis.
  3. Langkah 3 — Salin daftar tanpa duplikat atau output yang sudah diformat. Cek di kartu platform (feed Instagram 30, Stories Instagram 10, Twitter/X 3 disarankan, TikTok dan LinkedIn masing-masing 5 disarankan, Facebook 1-3 disarankan); tiap kartu juga menampilkan rentang optimalnya.

Kapan menggunakan

  • Memangkas caption Instagram supaya muat di batas 30 hashtag sebelum diposting.
  • Membereskan bank hashtag yang menumpuk duplikat selama berbulan-bulan.
  • Membandingkan dua postingan kompetitor untuk melihat tag yang sama-sama mereka pakai.

Hasil

Anda menempelkan 35 hashtag dari draf Instagram. Penghitung menunjukkan 35 total, 31 unik, dan 4 duplikat. #travel dan #photography ditandai sebagai duplikat — memberikan daftar bersih 31 hashtag di bawah batas 30 Instagram setelah menghapus satu lagi.

FAQ

Apakah #Travel dan #travel dianggap hashtag yang sama?
Iya. Instagram, TikTok, dan X mencocokkan hashtag tanpa membedakan huruf besar-kecil, dan tool ini ikut aturan yang sama. #Travel, #travel, dan #TRAVEL dirangkum jadi satu tag unik dan muncul bersama di daftar duplikat.
Apakah dia mengenali tag di aksara selain Latin?
Iya. Regex menerima karakter Unicode apa pun, jadi #여행, #سفر, dan #旅行 semuanya terdeteksi. Hanya tag yang seluruhnya emoji atau yang ada tanda baca di tengah kata yang kadang terlewat.
Kenapa Instagram membatasi 30 hashtag?
Postingan feed Instagram diam-diam membuang caption yang lewat dari 30 hashtag — nggak ada yang terhitung, malah bisa ditandai sebagai spam. Stories mentok di 10. Kartu platform di atas berubah merah begitu kamu lewat dari salah satu batas, jadi kamu bisa pangkas sebelum posting.
Twitter dan LinkedIn tidak punya batas keras, kenapa diingatkan di 3 sampai 5?
Riset engagement kedua platform menunjukkan hasil menurun setelah beberapa tag. Twitter paling jalan di 1 sampai 3, LinkedIn di 3 sampai 5. Angka 'disarankan' mencerminkan pola itu, bukan batas yang dipaksakan platform.
Apakah aku boleh tempel caption utuh dengan teks dan emoji di antara hashtag?
Boleh. Tool hanya mengambil token yang diawali #. Kalimat, ganti baris, dan emoji diabaikan, jadi kamu bisa menempel draf postingan lengkap dan tetap mendapat analisis hashtag yang akurat.

Alat terkait