This tool is coming soon.

Apa itu Diagram Sebar 3D?

3D Scatter Plot membuat plot sebar tiga dimensi interaktif dari data Anda. Putar, perbesar, dan geser untuk menemukan pola dan kluster yang mudah terlewat di grafik 2D. Beri warna per grup, atur ukuran titik, dan beri label sumbu.

Tempel CSV langsung atau unggah file dengan tiga kolom numerik X, Y, Z plus kolom group opsional untuk pewarnaan kategori. Rendering pakai Plotly, jadi rotasi, zoom, dan pan tetap halus sampai sekitar 10.000 titik. Lima palet bawaan menutup mayoritas kebutuhan; bidang sumbu dan garis grid bisa dimatikan supaya tampilan lebih bersih untuk publikasi.

Cara menggunakan

  1. Tempel data Anda sebagai CSV dengan kolom untuk koordinat X, Y, Z, atau unggah file CSV. Secara opsional sertakan kolom Grup untuk kategori berkode warna.
  2. Sesuaikan label sumbu, ukuran titik, palet warna, dan latar belakang. Aktifkan/nonaktifkan garis grid dan bidang sumbu untuk persepsi kedalaman yang lebih jelas.
  3. Putar plot dengan menyeret, perbesar dengan scroll wheel, lalu ekspor sebagai gambar PNG atau unduh file HTML interaktif untuk dibagikan kepada orang lain.

Kapan menggunakan

  • Menemukan klaster dalam data tiga variabel yang menghilang di plot 2D pasangan mana pun.
  • Memvisualkan pembacaan sensor (lintang, bujur, ketinggian) atau data motion-capture sepanjang waktu.
  • Menyajikan hasil riset dalam deck slide lewat HTML interaktif hasil ekspor, bukan gambar datar.

Hasil

Seorang ahli biologi menempelkan 200 baris data ekspresi gen (nilai Gen A, Gen B, Gen C) dengan pengelompokan jenis jaringan. Plot 3D mengungkapkan dua kluster berbeda yang tidak terlihat pada proyeksi 2D mana pun.

FAQ

Berapa banyak titik yang bisa ditangani sebelum chart mulai lambat?
Sampai sekitar 10.000 titik masih mulus di laptop yang relatif baru. Lewat itu, rotasi akan terasa patah-patah. Untuk dataset lebih besar, agregasikan atau sampel dulu. Beberapa ribu titik representatif biasanya menyampaikan cerita yang sama.
Format CSV seperti apa yang diharapkan parser?
Baris pertama adalah header dipisah koma. Kolom 1 sampai 3 dibaca sebagai nilai numerik X, Y, Z. Kolom keempat dan seterusnya yang dinamai group, category, atau class dipakai untuk pengelompokan warna. Baris dengan X, Y, atau Z non-numerik akan dilewati secara diam-diam.
Bisa menambahkan label atau tooltip per titik?
Hover akan menampilkan nilai X, Y, Z asli serta nama grup jika diatur. Label teks per titik tidak didukung karena saling tumpang tindih parah di ruang 3D. Kalau perlu label tetap, ekspor HTML lalu sesuaikan kode Plotly.
Kenapa sumbu mulai dari angka aneh, bukan dari nol?
Grafik melakukan auto-scale tiap sumbu antara nilai minimum dan maksimum data Anda, dengan margin kecil. Variasi jadi lebih terlihat, tapi titik nol jadi tersembunyi. Kalau sumbu wajib menempel ke nol, normalisasi data sebelum menempelnya.
Apakah HTML hasil ekspor masih interaktif setelah diunduh?
Ya. HTML hasil ekspor menjaga data Anda tetap sepenuhnya interaktif: tetap bisa diputar, dizoom, dan digeser, serta judul dan gayanya ikut tertanam. File ini memuat pustaka Plotly dari CDN saat dibuka, jadi butuh koneksi internet dan tidak bekerja offline. Yang tertanam hanya data Anda, sehingga filenya sendiri tetap kecil.

Alat terkait