Apa itu Mixer Audio?
Audio Mixer memungkinkan Anda menggabungkan beberapa trek audio dengan kontrol volume, pan, mute, dan solo yang independen. Gabungkan musik, vokal, efek suara, dan narasi menjadi satu file audio yang telah di-mix.
Unggah berkas MP3, WAV, OGG, FLAC, AAC, M4A, atau WebM sebagai channel strip. Tiap strip punya fader volume sendiri, knob pan, tombol mute, dan tombol solo. Geser timeline, atur durasi total, lalu bounce semuanya menjadi satu berkas stereo WAV atau MP3 yang siap diunggah, dikirim, atau diimpor ke editor video.
Cara menggunakan
- Tambahkan trek audio dengan mengunggah file — setiap file muncul sebagai strip saluran terpisah
- Sesuaikan fader volume, kenop pan, dan gunakan tombol mute/solo untuk membentuk mix
- Atur panjang mix dan ekspor hasil gabungan sebagai WAV atau MP3
Kapan menggunakan
- Memproduksi pembuka podcast: lapisan musik bed, voiceover pembawa acara, dan stinger.
- Menggabungkan rekaman vokal dengan instrumental untuk demo lagu.
- Membangun desain suara singkat untuk video — langkah kaki, musik, suasana ruangan.
Hasil
Membuat intro podcast — unggah lagu latar belakang, rekaman voice-over, dan efek suara. Pan musik sedikit ke kiri, biarkan suara di tengah, atur volume musik ke -12dB, dan ekspor intro yang telah di-mix.
FAQ
- Berapa banyak track yang bisa dimuat ke mixer sekaligus?
- Tidak ada batas keras, tetapi praktiknya memori browser membatasi sekitar 16-20 track stereo masing-masing 5 menit sebelum melambat. Untuk podcast atau demo lagu, 4-8 track sudah cukup.
- Apa yang dilakukan tombol solo saat beberapa track di-solo?
- Men-solo sebuah track membungkam semua track yang tidak di-solo. Jika tiga track di-solo, hanya ketiganya yang berbunyi, sisanya senyap. Mute pada track yang di-solo tetap memotongnya. Berguna untuk mendengar vokal hanya dengan drum dan bass.
- Kenapa file hasil ekspor terdengar lebih pelan daripada pemutaran di mixer?
- Keluaran dibatasi secara keras, jadi apa pun yang melewati 0 dB akan dipotong alih-alih terdistorsi. Untuk menyisakan headroom yang nyata, turunkan fader Master di atas garis waktu — ia menskalakan seluruh mix sekaligus tanpa perlu menyentuh tiap track. Untuk master yang benar-benar keras dan rapi, selesaikan setelahnya dengan alat mastering khusus.
- Bisakah saya memangkas track atau menambah fade in/out di dalam mixer?
- Keduanya, bisa. Setiap channel strip punya slider Awal dan Akhir untuk menyimpan hanya sebagian klip, plus slider Fade In dan Fade Out (maksimal 10 detik, atau setengah panjang setelah dipangkas, mana yang lebih pendek). Semuanya berlaku saat pemutaran maupun di file hasil ekspor — tanpa perlu audio editor terpisah.
- Apa beda ekspor WAV dan MP3?
- WAV lossless dan tanpa kompresi — terbaik untuk arsip atau lanjut diedit. MP3 dikompres dan lebih ringan untuk dibagikan atau diunggah; secara bawaan diekspor pada 192 kbps, dan kamu bisa beralih ke 128, 256, atau 320 kbps di bilah ekspor. Untuk versi akhir gunakan WAV; untuk kirim draf via email, MP3 sudah cukup.
Alat terkait
Penganalisis Spektrum
Visualisasikan spektrum frekuensi audio secara real-time
Konverter Mono ke Stereo
Konversi file audio mono ke stereo
Konverter Bitrate Audio
Ubah bitrate file audio
Crossfade Audio
Transisi halus antara dua trek audio
Efek Chorus
Tambahkan efek chorus pada audio
Generator Gambar Gelombang Suara
Ekspor bentuk gelombang audio sebagai gambar