Apa itu Efek Distorsi?
Distortion Effect menerapkan efek overdrive, fuzz, dan clipping pada audio menggunakan WaveShaperNode Web Audio API. Bentuk suara Anda dari kehangatan halus hingga distorsi agresif — secara privat di perangkat Anda.
Di balik layar, kurva WaveShaper memetakan ulang tiap sampel audio lewat fungsi non-linear: soft clip membulatkan puncak demi kehangatan tube amp, hard clip meratakannya demi keagresifan pedal fuzz, kurva Fuzz menambahkan karakter asimetris ala germanium, dan Bitcrush mengkuantisasi sinyal untuk tekstur lo-fi 8-bit. Kontrol tone low-pass meredam treble yang menusuk, filter high-pass opsional memotong dengungan bass, dan tombol «Normalize» menskala render akhir ke 0 dBFS supaya unduhan tetap keras tanpa clipping di encoder.
Cara menggunakan
- Unggah file audio atau gunakan input mikrofon bawaan untuk menangkap suara secara langsung.
- Sesuaikan jumlah distorsi, tipe kurva, dan kontrol nada untuk membentuk efek.
- Dengarkan pratinjau audio terdistorsi secara real-time, pilih WAV, MP3, atau OGG, lalu unduh berkas yang sudah diproses.
Kapan menggunakan
- Mengulang nada saturasi pada take gitar DI bersih yang lupa direkam berdistorsi.
- Menambahkan karakter kasar pada stem vokal datar atau bassline synth.
- Merancang efek suara game: tembakan, mesin, radio yang patah-patah.
Hasil
Unggah rekaman gitar bersih, atur distorsi ke 70% dengan kurva soft-clip, dan unduh versi overdrive hangat untuk trek demo Anda.
FAQ
- Apa beda soft clip dengan hard clip?
- Soft clip membulatkan puncak gelombang dengan halus dan menghasilkan harmonik genap yang hangat, ala tube amp. Hard clip memotong puncak pada level tetap dan memunculkan harmonik ganjil yang tajam, ala pedal fuzz. Kurva Fuzz menambahkan asimetri ala germanium, dan Bitcrush mengkuantisasi sinyal ke kedalaman bit yang lebih sedikit untuk karakter lo-fi, 8-bit, video game retro — wilayah tonal yang tidak dijangkau tiga kurva lainnya.
- Kenapa volume audio justru turun ketika distorsi dinaikkan?
- Clipping berat menekan dinamika. Puncak tidak lagi mencuat, jadi level rata-rata turun walau sinyalnya terdengar lebih agresif. Nyalakan «Normalize» sebelum mengunduh dan berkas yang dirender akan diskala agar puncaknya pas 0 dBFS — keras dan bersih. Anda juga bisa menaikkan kembali rasio wet/dry.
- Bisakah dipakai pada sinyal mikrofon langsung?
- Bisa. Pilih mikrofon sebagai sumber masukan dan sinyal langsung akan dilewatkan rantai WaveShaper yang sama. Latensi tergantung driver audio, tetapi mayoritas laptop tetap di bawah 30 ms.
- Mengapa hasil olahan terdengar mendengung atau kasar di konsonan?
- Distorsi memperkuat konten frekuensi tinggi, sedangkan bunyi sibilan seperti S dan T memang kaya frekuensi tinggi. Turunkan slider tone untuk meredam treble atau pakai de-esser pada sumber sebelum didistorsi.
- Format file apa yang dihasilkan saat diunduh?
- WAV memberikan berkas PCM 16-bit lossless dengan sample rate asli, cocok untuk diimpor kembali ke DAW. MP3 dan OGG mengencode ulang hasilnya pada 192 kbps sehingga ukurannya jauh lebih kecil dan siap dibagikan. Ketiga format dibuat secara lokal di perangkatmu dan tidak diunggah ke mana pun.
Alat terkait
Penganalisis Spektrum
Visualisasikan spektrum frekuensi audio secara real-time
Konverter Mono ke Stereo
Konversi file audio mono ke stereo
Konverter Bitrate Audio
Ubah bitrate file audio
Crossfade Audio
Transisi halus antara dua trek audio
Efek Chorus
Tambahkan efek chorus pada audio
Generator Gambar Gelombang Suara
Ekspor bentuk gelombang audio sebagai gambar