Apa itu Pembuat Melodi?
Melody Maker memungkinkan Anda menggubah melodi pendek menggunakan editor grid visual. Tempatkan not pada timeline, pilih instrumen dan tempo, lalu putar ulang atau ekspor kreasi Anda sebagai audio.
Grid pada dasarnya adalah piano roll: setiap kolom mewakili satu ketukan (kepala pemutar bergerak dari kiri ke kanan), sedangkan setiap baris mewakili satu nada pada tangga nada kromatis. Di bawahnya ada trek ritme dengan kick, snare, dan hi-hat sehingga Anda bisa menyusun groove utuh, bukan sekadar garis melodi. Anda bisa mengatur tempo, menggeser oktaf, memilih suara dari piano, synth, atau marimba, serta mengunci grid ke tangga nada mayor, minor, pentatonik, atau blues agar pemula tetap dalam kunci. Tombol transpos menggeser seluruh melodi naik atau turun satu seminada, dan pemutaran berjalan loop secara default. Hasil ekspor berupa file WAV 44,1 kHz dengan drum tercampur, dan ekspor MIDI terpisah membawa melodi sekaligus trek drum General MIDI ke DAW mana pun.
Cara menggunakan
- Klik pada grid untuk menempatkan not — setiap kolom adalah satu ketukan, setiap baris adalah nada dari rendah ke tinggi.
- Pilih instrumen, kunci grid ke sebuah tangga nada jika ingin tetap dalam kunci, lalu tambahkan ketukan pada baris kick, snare, dan hi-hat.
- Tekan Play untuk mendengar melodi dan drum bersama, geser seluruh pola naik atau turun dengan Transpos, lalu unduh sebagai file WAV atau MIDI untuk dibuka di DAW mana pun.
Kapan menggunakan
- Mencatat ide lagu atau loop ala chiptune sebelum membuka DAW utama.
- Membuat jingle pendek untuk video, intro podcast, atau prototipe gim.
- Mengajar tangga nada dan interval dengan menunjukkan baris mana yang membentuk akor mayor.
Hasil
Seorang guru membuat melodi 8 bar sederhana dalam C mayor untuk mendemonstrasikan pola tangga nada kepada siswa musik, lalu mengunduh audionya untuk diputar di kelas.
FAQ
- Apakah bisa membuat akor atau hanya melodi satu nada?
- Bisa membuat akor. Jika beberapa nada di kolom yang sama diaktifkan, semuanya berbunyi bersamaan. Tiap baris bersifat monofonik, tetapi antar-baris ada polifoni yang cukup untuk akor tiga nada, akor septima, dan voicing sederhana.
- Apa tanda birama gridnya, semua berjalan di 4/4?
- Grid menghitung ketukan, bukan birama, jadi tidak terkunci pada satu tanda birama. Pakai kelipatan 4 ketukan untuk birama genap, 3 untuk rasa waltz, atau 7 jika ingin bereksperimen dengan birama ganjil.
- Apakah WAV hasil ekspor bisa langsung dipakai di DAW?
- Bisa. File-nya WAV stereo standar 16 bit 44,1 kHz. Bisa dibuka tanpa konversi di Ableton, Logic, GarageBand, Reaper, FL Studio, atau Audacity, dan dari sana Anda bebas melakukan resample atau transpose.
- Kenapa synth terdengar lebih tipis dibanding piano?
- Synth adalah osilator gergaji sederhana dengan envelope pendek, sementara piano adalah instrumen multi-sample dengan harmonik dan decay alami. Synth pas untuk pad dan bas, sedangkan piano biasanya terasa lebih berisi sebagai melodi.
- Apakah menaikkan tempo juga mengubah tinggi nadanya?
- Tidak. Tempo hanya mengatur seberapa cepat kepala pemutar melewati grid. Tinggi nada tergantung pada baris tempat nada berada, jadi melodi pada 160 BPM tetap berada di nada dasar yang sama seperti pada 90 BPM, hanya saja lebih cepat.
Alat terkait
Penganalisis Spektrum
Visualisasikan spektrum frekuensi audio secara real-time
Konverter Mono ke Stereo
Konversi file audio mono ke stereo
Konverter Bitrate Audio
Ubah bitrate file audio
Crossfade Audio
Transisi halus antara dua trek audio
Efek Chorus
Tambahkan efek chorus pada audio
Generator Gambar Gelombang Suara
Ekspor bentuk gelombang audio sebagai gambar