Apa itu Konverter XML ke JSON?
XML to JSON Converter mengubah dokumen XML menjadi JSON terstruktur secara instan. Menangani atribut, elemen bersarang, node teks, bagian CDATA, dan namespace. Berguna saat memigrasi API XML ke sistem berbasis JSON atau bekerja dengan data XML di JavaScript.
Converter ini memakai fast-xml-parser di belakang, jadi sanggup menangani XML dunia nyata: namespace, blok CDATA, konten campuran, dan nesting sedalam apapun. Atribut diberi awalan @_ pada output, elemen yang berulang otomatis dikumpulkan jadi array, dan kamu bisa aktifkan mode kompak untuk JSON satu baris atau indentasi 2 / 4 spasi.
Cara menggunakan
- Langkah 1 — Tempelkan konten XML Anda atau unggah file XML. Converter memvalidasi struktur dan langsung menampilkan kesalahan parsing.
- Langkah 2 — Konfigurasikan opsi konversi: apakah mempertahankan atribut (sebagai @attr), menciutkan elemen hanya-teks, atau mempertahankan array untuk elemen berulang.
- Langkah 3 — Salin output JSON yang diformat atau unduh sebagai file .json.
Kapan menggunakan
- Memodernisasi feed SOAP atau RSS lama untuk frontend JS yang minta JSON.
- Memuat data survei atau hasil tes berbentuk XML ke database NoSQL yang menyimpan dokumen JSON.
- Mengambil konfigurasi dari export XML vendor lalu menulis ulang untuk pipeline YAML atau JSON.
Hasil
Anda menerima respons API SOAP dalam XML dengan elemen produk bersarang dan atribut. Tempelkan untuk mendapatkan JSON bersih di mana <product id="123"><name>Widget</name></product> menjadi {"product":{"@id":"123","name":"Widget"}} — siap untuk kode frontend Anda.
FAQ
- Bagaimana atribut XML muncul di output JSON?
- Atribut diberi awalan @_ supaya beda dari elemen anak. Jadi <book id="42"><title>Hi</title></book> jadi {"book":{"@_id":"42","title":"Hi"}}. Matikan Keep Attributes untuk membuangnya jika kode hilir hanya butuh isi elemen.
- Apa yang terjadi kalau elemen XML berulang, misalnya beberapa <item>?
- Elemen berulang otomatis dikumpulkan jadi array JSON. Kemunculan pertama membuat array, saudara berikutnya didorong masuk, dan elemen tunggal tetap sebagai objek biasa. Inilah konvensi yang diharapkan kebanyakan konsumen JSON dari feed hasil konversi.
- Apakah CDATA, namespace, dan komentar ditangani?
- Isi CDATA disimpan apa adanya di bawah kunci #cdata. Namespace tetap jadi bagian nama elemen (xmlns:prefix tidak hilang). Komentar XML dibuang karena JSON tidak punya sintaks komentar yang setara.
- Kenapa angka saya keluar sebagai string, bukan angka?
- Secara default konverter mengubah teks numerik menjadi angka dan teks true/false menjadi boolean, jadi 42 keluar sebagai 42 bukan "42". Matikan Parse angka dan boolean di Pengaturan saat API yang menerima data mengharapkan semuanya sebagai string, atau saat nol di depan dan field ID harus tetap utuh.
- Seberapa besar XML yang sanggup ditangani converter?
- Berjalan sepenuhnya di perangkatmu, jadi plafon praktisnya adalah RAM-mu, biasanya puluhan megabyte per dokumen. Feed sangat besar (gigabyte) butuh parser streaming, tetapi untuk payload API, export, dan konfigurasi sehari-hari kamu tidak akan menyentuh batas.
Alat terkait
Pencari Rima
Temukan rima sempurna dan rima dekat untuk kata apa pun
Pemecah Anagram
Temukan semua anagram yang valid dari kata apapun
Pencarian Unicode
Cari karakter Unicode berdasarkan nama atau kode
Enkoder/Dekoder URL
Enkode dan dekode URL secara instan
Alfabet Fonetik NATO
Ubah teks menjadi alfabet fonetik NATO
Penghitung Paragraf
Hitung jumlah paragraf dalam teks Anda