Apa itu Kalkulator Skor Z?
Z-Score Calculator mengonversi skor mentah menjadi z-score terstandarisasi dan sebaliknya. Masukkan nilai observasi beserta rata-rata populasi dan standar deviasi untuk mendapatkan z-score, probabilitas kumulatif, dan peringkat persentil. Berguna untuk tugas kuliah statistik dan analisis data.
Kalkulator ini menyatukan tujuh mode dalam satu panel. Mode maju mengubah nilai x mentah menjadi skor z; mode balik melakukan sebaliknya. Cari μ dan Cari σ mencari parameter distribusi yang hilang saat skor z sudah diketahui. Antara dua Z menghitung peluang sebuah normal baku jatuh di antara dua batas, berguna untuk uji hipotesis. Keyakinan → Z membaca persentase keyakinan (mis. 95) dan mengembalikan z kritis dua sisi (≈ 1,96 untuk 95%). Mode Massal menerima satu daftar nilai utuh dan mengembalikan skor z, peluang kumulatif, serta persentil untuk tiap nilai, lengkap dengan unduhan CSV. Setiap hasil tunggal menampilkan rumus dengan angka Anda, penjelasan ringkas bila relevan, dan kurva lonceng dengan area terkait diarsir.
Cara menggunakan
- Masukkan nilai observasi (x), rata-rata populasi (μ), dan standar deviasi (σ).
- Menampilkan skor z, probabilitas kumulatif, persentil, interpretasi bahasa sederhana, dan langkah-langkah rumus yang sudah disubstitusi dengan angka Anda.
- Ganti mode lewat tab untuk mencari rata-rata atau simpangan baku dari skor z yang diketahui, menghitung luas di antara dua skor z, menurunkan z kritis dari tingkat keyakinan, atau memproses satu daftar nilai sekaligus dalam mode Massal (dengan unduhan CSV) — kurva lonceng dan langkahnya ikut diperbarui.
Kapan menggunakan
- Membandingkan nilai ujian dengan distribusi kelas untuk mencari peringkat persentil.
- Menghitung nilai p untuk uji z satu atau dua sisi dalam tugas statistika dasar.
- Mencari nilai mentah yang memotong 5% teratas dari kumpulan data berdistribusi normal.
Hasil
Seorang mahasiswa mendapat nilai 78 pada ujian dengan rata-rata kelas 70 dan standar deviasi 5. Z-score-nya adalah 1,6, artinya ia berada di persentil ke-94,5 — lebih baik dari 94,5% mahasiswa di kelas.
FAQ
- Apa sebenarnya yang ditunjukkan oleh skor z?
- Jumlah deviasi standar suatu nilai berada di atas atau di bawah rata-rata. z = +1,5 berarti nilai itu satu setengah SD di atas rata-rata; z = -2 berarti dua SD di bawah. Skor z negatif bukan berarti «buruk», hanya berada di sisi kiri distribusi.
- Kenapa probabilitas kumulatif beda dari nilai dua sisi?
- Kumulatif adalah luas di SEBELAH KIRI z, berguna untuk persentil. Nilai p dua sisi menjumlahkan luas dua ekor (di luar |z|), dan inilah yang dibutuhkan kebanyakan uji hipotesis ketika arah efek tidak ditentukan sebelumnya.
- Bisa dipakai jika data saya tidak berdistribusi normal?
- Skor z sendiri tetap menstandarkan nilai apa pun, tapi probabilitas dan persentil mengasumsikan normalitas. Untuk data miring, persentil bisa menyesatkan. Pada sampel besar (n > 30), Teorema Limit Pusat membuat standarisasi rata-rata sampel tetap layak.
- Apa fungsi mode terbalik?
- Dipakai saat kamu tahu z dan butuh nilai mentah. Contoh: skor SAT punya rata-rata 1050 dan SD 200, nilai mentah berapa yang sesuai persentil 95? Masukkan z = 1,645 di mode terbalik dengan parameter itu, hasilnya 1379.
- Seberapa akurat CDF normal yang dipakai di sini?
- Alat memakai aproksimasi Abramowitz-Stegun dengan ketelitian sekitar tujuh desimal di rentang praktis (|z| sampai sekitar 6). Untuk tugas kuliah dan statistika terapan, presisi ini sudah lebih dari cukup.
Alat terkait
Kalkulator Regresi
Lakukan analisis regresi linear dan polinomial
Kalkulator Matriks
Lakukan operasi dan perhitungan matriks
Kalkulator Chi-Kuadrat
Lakukan uji statistik chi-kuadrat
Kalkulator Grafik
Plot fungsi matematika pada grafik
Kalkulator Luas Peta
Gambar bentuk di peta untuk menghitung luas area
Konverter Basis Bilangan
Konversi antara biner, oktal, desimal, dan heksadesimal