Apa itu Kalkulator Biner?

Kalkulator aritmatika biner yang melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, modulo, dan memangkatkan angka biner. Menampilkan hasil dalam biner, desimal, oktal, dan heksadesimal secara bersamaan.

Selain operasi dasar, kalkulator menampilkan setiap hasil di empat basis sekaligus, jadi Anda bisa melihat nilai yang sama dalam biner, desimal, oktal, dan heksadesimal. Ketik angka dalam desimal dan otomatis dikonversi ke biner sebelum dihitung. Panjang input tidak dibatasi keras dan hasil pengurangan negatif ditangani. Pembagian bersifat bilangan bulat dan membuang sisa, sama seperti instruksi CPU tingkat rendah; gunakan operasi modulo bila Anda menginginkan sisa itu, atau operasi pangkat untuk menghitung eksponen. Pilih lebar register 8, 16, atau 32 bit untuk mem-padding hasil ke ukuran itu dan membacanya sebagai nilai bertanda komplemen dua, persis seperti cara register CPU menyimpannya.

Cara menggunakan

  1. Masukkan dua angka — biarkan dalam biner, atau ubah salah satu kolom ke desimal dan otomatis dikonversi ke biner.
  2. Pilih operasi: tambah, kurang, kali, bagi, modulo (sisa), atau pangkat, ditambah bitwise AND, OR, XOR, NOT, dan geser bit.
  3. Lihat hasil dalam biner, desimal, oktal, dan heksadesimal.

Kapan menggunakan

  • Memeriksa PR aritmetika biner atau bersiap untuk ujian logika digital.
  • Mengubah nilai register biner ke desimal dan heksadesimal sekaligus.
  • Mengecek perilaku carry dan borrow sebelum menulis rutin assembly.

Hasil

11011 + 10110 (27 + 22 dalam desimal) menghasilkan 110001 (49), ditampilkan dalam biner, desimal, oktal, dan heksadesimal.

FAQ

Kenapa mengurangi bilangan besar dari yang kecil menghasilkan desimal negatif?
Kalkulator membaca input sebagai bilangan bulat positif tanpa tanda lalu menampilkan hasilnya dengan tanda. CPU asli memakai komplemen dua dan akan mengembalikan bilangan positif besar. 0001 dikurangi 0010 muncul -1 di sini, tapi di register 8-bit nilainya 11111111. Pilih lebar register 8-bit di atas untuk melihat pola bit itu persis dan bagaimana ia dibaca bertanda.
Apakah input komplemen dua didukung?
Input tetap dibaca sebagai besaran murni tanpa bit tanda. Tapi Anda tak perlu lagi padding manual: pilih lebar register 8, 16, atau 32 bit dan hasilnya ditampilkan dalam komplemen dua, dipadkan ke lebar itu dan dibungkus persis seperti register perangkat keras, di samping pembacaan desimal bertandanya.
Kenapa pembagian membulatkan ke bawah, bukan memberi desimal?
Perilakunya mengikuti instruksi DIV bilangan bulat di kebanyakan prosesor: memotong ke arah nol dan membuang sisa. 1010 ÷ 0011 (10 ÷ 3) mengembalikan 11 (yaitu 3 desimal), bukan 3,33. Kalau yang Anda mau justru sisanya, beralih ke operasi modulo; bila butuh pecahan, konversikan dulu ke desimal.
Berapa panjang maksimum string biner yang bisa diinput?
parseInt dan Number di JavaScript akurat sampai presisi 53 bit, jadi input sekitar 50 bit menghasilkan jawaban tepat. Lebih dari itu, bit rendah bisa melenceng karena pembulatan floating point. Cocok untuk belajar, tidak cocok untuk kriptografi.
Bagaimana cara membaca hasil heksadesimal?
Heksadesimal (basis 16) mengelompokkan setiap 4 bit biner menjadi satu digit 0–9 lalu A–F. Jadi 11111111 biner sama dengan FF heksadesimal dan 255 desimal. Programmer suka heks karena tiap digit pas dengan satu nibble byte.

Alat terkait